• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Bangun Kandang Anti Harimau, Petugas Tngl Dan Tim Wru Bantu Warga

Bangun Kandang Anti Harimau, Petugas TNGL dan Tim WRU Bantu Warga

IMG-20190713-WA0035-01(Tangkahan, Juli 2019) Guna meminimalkan terjadinya konflik antara satwa liar harimau sumatera dan manusia, petugas TNGL wilayah resor Tangkahan bersama tim Wildlife Response Unit (WRU) WCS-IP memberi bantuan berupa kandang ternak anti harimau.

IMG-20190713-WA0008-01Bantuan kandang diberikan kepada Jamin (50 thn) warga dusun Gelugur, desa Sei Musam, Kec. Batang Serangan, kab. Langkat yang lembunya menjadi mangsa ‘si nenek’ saat diangon di batas kawasan TNGL.

Pembangunan kandang dilakukan petugas resor Tangkahan, tim WRU dan masyarakat setempat pada Jumat (12/7) sore. Kandang dibuat menggunakan tiang kayu yang dililit kawat berduri dengan ukuran 20m x 40m. Kandang tersebut mampu menampung lebih dari 40 ekor lembu.

IMG-20190713-WA0005-01Lokasi pembangunan kandang dipilih jauh dari kawasan hutan agar tidak terjadi konflik lagi. “Kami harap cara ini dapat mengubah pola angon lembu oleh masyarakat untuk menjauhi kawasan hutan TNGL”, ujar Kepala Resor Tangkahan, Hikmah Prianggara, SPd.

Selain Jamin, tim juga akan memberikan bantuan kandang kepada korban lain yang lembunya dimangsa harimau Sumatera. Setidaknya ada 2 kandang lagi yang akan dibangun di dusun Gelugur.

IMG-20190713-WA0036-01Kehadiran dan perhatian yang diberikan petugas memberikan dampak yang cukup besar di masyarakat. Kehadiran petugas disambut antusiasme warga. Masyarakat tidak segan untuk bertanya dan meminta saran kepada petugas terkait permasalahan yang kerap muncul di batas kawasan hutan seperti konflik satwa.

“Pendekatan dan pelibatan masyarakat dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas taman nasional dapat membangun kembali chemistry dan kepedulian”, lanjut Hikmah.

Selain mencegah terjadinya konflik, hal demikian juga menekan terjadinya tindakan illegal di dalam kawasan seperti masuknya pemburu dan pencari candan.

[teks&foto ©bbtngl| 13072019|hikmah ]

Berita lainnya