• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Bersama Dirjen Ksdae, Peserta Diklatpim Tingkat 1 Belajar Ke Tangkahan

Bersama Dirjen KSDAE, Peserta Diklatpim Tingkat 1 Belajar ke Tangkahan

1G5A0054Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Ir. Wiratno, M. Sc bersama rombongan peserta diklat PIM 1 angkatan 38 sebanyak 35 orang melakukan kunjungan ke Tangkahan dan kantor Balai Besar TNGL di Medan pada 26 – 28 April 2017.

Diskusi dengan Pelaku Wisata di Tangkahan

Acara diskusi dipandu oleh Dirjen KSDAE. Raniun (Wak Yun) sebagai salah satu perintis ekowisata Tangkahan menceritakan sejarah Tangkahan. Menurutnya hutan Tangkahan akan habis selama 50 tahun. Namun dengan upayanya ia berharap dapat diperlambat, setelah lebih kurang 17 tahun pengembangan ekowisata, hutan Tangkahan menjadi lebih baik.

“Saat ini perputaran uang di Tangkahan bisa mencapai 12 milyar,” jelas Rut yang mengundang tepuk tangan para peserta diskusi. “ Jalan menuju Tangkahan yang masih rusak diharapkan dapat segera diperbaiki .”

Driven KSDAE juga memperkenalkan petugas lapangan TNGL yang selama ini gigih dilapangan dalam menage kawasan (Keleng Ukur Sembiring), Kader Konservasi Alam (Ilham Iskandar Zein alias Jack) dan para Mahout yang mengurus gajah-gajah jinak di Tangkahan.

Binsar Situmorang selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara juga akan membantu memperjuangkan agar jalan menuju Tangkahan dapat diperbaiki.

Memandikan Gajah dan Tracking Gajah

1G5A0271Tak hanya diskusi, peserta antusias memandikan Theo, dan 6 ekor gajah jinak lainnya. Memandikan gajah merupakan pengalaman baru bagi sebagian besar peserta Diklat PIM Tingkat 1.

1G5A0179Para peserta kemudian ditantang untuk tracking bersama gajah sebagai bentuk simulasi patroli pengamanan kawasan hutan TNGL. Gajah Theo dan Ardana mengantar peserta menjelajahi hutan dengan tanjakan dan turunan tebong serta menyusur sungai Buluh.

Tangkahan telah memberikan pelajaran yang berharga bagi para peserta. Bagaimana mengelola kawasan hutan konservasi dengan tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat sekitar. Berbagai masukan membangun yang perlu diperhatikan diantaranya peningkatan pelayanan terhadap pengunjung dan perlunya pos polisi  dengan personil lebih banyak, karena Tangkahan merupakan daerah wisata dimana intensitas keluar masuk orang sangat tinggi.

Kunjungan di Kantor Balai Besar TNGL

1G5A0321Sebelum kembali ke Jakarta, digelar diskusi di kantor Balai Besar TNGL. Dirjen KSDAE memandu acara. Kepala Balai Besar TNGL, Ir. Misran, MM memaparkan tentang pengelolaan TN Gunung Leuser. 

Dari hasil diskusi dapat disimpulkan bahwa pengelolaan TNGL khususnya di Tangkahan bisa dijadikan role model dalam pegelolaan sumberdaya alam.   Pentingnya perbaikan jalan menjadi sorotan khusus dan ini harus disampaikan ke Gubernur . Keberhasilan Tangkahan bisa disampaikan ke Presiden.

[teks&foto©bbtngl | 30042018| SI]

Berita lainnya