Damar Hitam
Wisata alam Damar Hitam terletak di Desa Mekar makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Propinsi Sumatera Utara. Dilokasi ini terdapat potensi wisata yang dapat dijadikan sebagai tempat rekreasi dengan keberadaan potensi Air terjun. Potensi wisata alam ini sama sekali belum ‘tersentuh’ oleh penataan sebagai kawasan wisata alam padahal dengan topografi dan tipe ekosistem dataran rendah, Sei Lepan menyimpan keadaan hutan hujan tropis yang masih alami yang merupakan habitat bunga Raflesia, bunga Bangkai serta berbagai jenis tumbuhan obat. Terdapat juga lokasi yang merupakan tempat berkumpulnya semua jenis satwaliar.
Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser membentuk dan mengembangkan Lembaga Permata Rimba Damar hitam (LPRD), sebagai mitra lokal untuk pengembangan potensi kawasan wisata ini. Kegiatan wisata lain yang dapat dilakukan selain trekking adalah pengamatan satwaliar dan memancing. Kondisi jalan setapak dan sungai yang jarang dilalui penduduk membuat tingginya kemungkinan pertemuan dengan satwaliar. Orangutan, monyet ekor panjang, gibbon, berbagai jenis burung hampir pasti dapat dijumpai pada saat melakukan trekking. Selain satwaliar yang dapat langsung dijumpai kita juga dapat menjumpai jejak satwaliar harimau dan gajah di lokasi-lokasi tertentu.
Kegiatan lain yang sangat menarik adalah memancing. Ikan yang merupakan ikon bagi masyarakat Karo, ikan “Jurung” dapat dengan mudah terkena umpan. Tentunya kegiatan ini sangat dibatasi karena di dalam kawasan konservasi, sehingga kegiatan yang diperbolehkan untuk menangkap ikan hanyalah memancing, kegiatan yang lain seperti memasang jaring dan menggunakan setrum, jala dan racun dilarang dilakukan berdasarkan peraturan masyarakat.
Tags: air terjun, bunga bangkai, damar hitam, ikan jurung, kawasan ekowisata, lembaga permata rimba damar hitam, lprd, trekking, wisata alam
Trackback from your site.







