• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Ditangkap, Pemburu Harimau Sumatera Di Langkat

Ditangkap, Pemburu Harimau Sumatera di Langkat

IMG-20170828-WA0003-01(Stabat,  27 Agustus 2017). Berlokasi di dusun Sumber Waras, desa Sei Serdang, kecamatan Batang Serangan, kabupaten Langkat pada hari Minggu tanggal 27 Agustus 2017 pukul 09.30 wib, Tim Patroli Pengamanan Kawasan Hutan Balai Besar TNGL bersama Forest Wildlife Protection Unit (WPU) menangkap pelaku perburuan ilegal berinisial IS alias M.  Barang bukti berupa bangkai seekor Harimau Sumatera berjenis kelamin betina dengan panjang 198 cm tinggi 86 cm diperkirakan berumur tiga tahun.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan tim patroli pengamanan hutan ini berawal dari adanya informasi masyarakat. Dari hasil pengembangan informasi tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang menjadi target. Sesampainya di lokasi tim menemukan terduga IS alias M. Selanjutnya tim membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke kantor BPTN Wilayah III Stabat. Setelah dilakukan koordinasi dengan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2HLHK) Wilayah Sumatera, tim beserta terduga pelaku dan barang bukti di bawa menuju kantor seksi BP2HLHK di Mariendal untuk diproses lebih lanjut.

Teknik penjeratan yang dilakukan pelaku tergolong baru. Jerat dipasang menggantung hingga harimau masuk secara utuh dan terjerat bagian badannya. Tersangka memasang kurang lebih 200 jerat yang terbuat dari sling vespa. Banyaknya jerat yang dipasang bertujuan agar peluang terjeratnya harimau lebih besar.

Kawasan hutan TNGL merupakan habitat alami bagi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang tersebar dari Aceh Selatan hingga Langkat. Minimal terdapat 100 ekor Harimau Sumatera di TNGL, sedangkan di site monitoring di Aceh Tenggara teridentifikasi 6 ekor harimau.

Perburuan Harimau Sumatera ini sangat berdampak terhadap populasinya di alam. Balai Besar TNGL berkomitmen untuk terus mengejar jaringan perdagangan harimau. Dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak terkait dalam upaya penegakan hukum terhadap para pelaku TIPIHUT khususnya di kawasan TNGL sangat penting.

[teks&foto ©bbtngl|27082017|SI]

Berita lainnya