• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Festival Taman Nasional, Tn Gunung Leuser Raih Terbaik 3

Festival Taman Nasional, TN Gunung Leuser Raih Terbaik 3

senang mendapat hadiah quiz(Banyuwangi, 14 Agustus 2017) Taman Nasional Gunung Leuser berpartisipasi dalam event ‘Festival Taman Nasional dan Taman Wisata Alam Indonesia’. Acara yang digelar di Taman Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur ini dibuka secara resmi oleh Menko bidang Perekonomian Darmin Nasution didampingi Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas pada Rabu, 10 Agustus 2017 malam.

“Selain memeriahkan Hari Konservasi Alam Nasional, ini sebagai upaya penyebarluasan informasi edukasi dan promosi TN Gunung Leuser, serta pemasaran wisata alam”, ujar Kepala Balai Besar TNGL Ir. Misran, MM.

ramai pengunjungKali ini Balai Besar TN Gunung Leuser menggandeng mitra-mitra terkait yang komitmen terhadap konservasi TNGL yaitu BCCPGLE-KfW, GEF Sumatran Tiger, The Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia, Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Center (YOSL-OIC), Yayasan Leuser Internasional (YLI), Yayasan Ekosistem Leuser (YEL), dan CTO Tangkahan.

20748224_1715474795191062_1509731072019039289_oSelama hampir empat hari, aktivitas dan informasi menarik dihadirkan di booth TN Gunung Leuser seperti story telling bersama Kak Nayla (OIC), pohon kehidupan, quiz dan photo booth challenge. Pengunjung senang mendapat merchandise TNGL untuk dibawa pulang. Seperti Nurlita yang mendapat kaos Penyu Belimbing, Dwi Desi dengan boneka Orangutan serta Reno yang beruntung mendapat kaos orangutan. Tentu saja ketiganya serta pengunjung lain sebelum mendapat merchandise harus melakukan aktifitas dan menjawab pertanyaan yang diajukan booth interpreter TN Gunung Leuser.

Pengunjung juga ramai menempelkan cap jempolnya ke pohon kehidupan. “Stempel jari ini kita ibaratkan daun-daun yang tumbuh dari pohon. Semakin banyak stempel, semakin rindang dan semakin hidup pohonnya”, jelas Ade Rahman, salah seorang booth interpreter TNGL. “Semakin banyak pengunjung yang mampir kesini, semakin banyak informasi yang bisa kami bagi”, imbuhnya kemudian.

Menerima predikat peserta terbaik 3tim interpreter booth TNGLPerhelatan yang berlangsung meriah ini ditutup secara resmi oleh Plh. Direktur PJLHK pada tanggal 13 Agustus 2017 sore. Pada kesempatan tersebut diumumkan juga peserta terbaik FTNTWA 2017 dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser diberi anugerah peserta terbaik ketiga. ” Alhamdulillah, dalam setiap kesempatan kami berusaha memberikan yang terbaik. Ini bonus kerja keras teman-teman dan segenap pihak (Mitra) yang telah mendukung, Terimakasih mendalam kami haturkan”, ujar Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan, Fitriana Saragih saat menerima trofi.

Semoga informasi mengenai Taman Nasional Gunung Leuser semakin diterima masyarakat luas. Sehingga masyarakat mengenal lebih dekat dan kemudian ikut mendukung kelestarian habitat dan kenakeragaman hayati yang ada didalamnya.

[Teks & Foto ©bbtngl | 14082017]

 

 

Berita lainnya