Gunung Leuser

Gunung Leuser berada di Kampung Penosan Sepakat Kecamatan Blang Jerango Kabupaten Gayo Lues – Aceh. Pintu gerbang utama untuk masuk ke Jalur Pendakian Gunung Leuser adalah Keudah yang juga merupakan kawasan ekowisata yang berbatasan langsung dengan Taman Nasional Gunung Leuser, untuk menuju puncak Leuser dan Loser memakan waktu rata-rata 6 s/d 7 hari. Mata pencaharian masyarakat umumnya adalah petani dengan mayoritas bersuku Gayo. Panorama Gunung Leuser sangat indah dipandang dari lokasi ini. Jalur kedua melalui Agusan Kabupaten Gayo Lues. Jalur ini dianggap sebagai jalur yang paling menantang, salah satunya harus menyeberangi sungai sebanyak 45 kali. Jalur ketiga melalui gerbang Meukik di Kabupaten Aceh Barat Daya. Melalui jalur ini pendakian menuju kedua puncak tersebut membutuhkan waktu sekitar 12 hari. Pada peta topografi terdapat 2 puncak gunung yang saling berdekatan yaitu Leuser (3.319 m dpl) dan Loser (3.404 m dpl) ditandai dengan adanya pilar triangulasi dan dari sini puncak Leuser dapat dicapai sekitar 2 jam lagi berjalan melintasi punggungan gunung.

Air Terjun di Gunung Leuser

Air Terjun di Gunung Leuser

Di dekat puncak Gunung Leuser terdapat sebuah telaga kecil dengan air yang jernih. Di sebelah selatan Dusun Keudah (Green Sinebuk Bungalow) terdapat juga objek air terjun “Uning”. Ketinggian air terjun ini mencapai 11 meter dengan lebar 2,5 meter (pada saat musim kemarau).

Gunung Leuser dapat dicapai dari Blangkejeren dengan naik angkutan umum regular jurusan Kutapanjang/Blang Jerango yang berjarak sekitar 9 km, selanjutnya naik becak mesin hingga ke Dusun Keudah sejauh 5 km. Atau dengan mencarter angkutan umum dari Blangkejeren ke Keudah. Lokasi air terjun “Uning” dapat dicapai 1 jam berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar 2,5 km ke arah Selatan Keudah.

Secara umum kondisi jalan menuju Dusun Keudah sudah cukup baik dan telah beraspal hingga ujung dusun. Fasilitas akomodasi wisata tersedia di Keudah berupa pondok wisata Green Sineubuk dan warung-warung makan tradisional serta sarana jalan setapak menuju puncak gunung dan air terjun “Uning”. Fasilitas akomodasi dan konsumsi terdapat juga di pusat kota Blangkejeren sebagai ibukota Kabupaten Gayo Lues berupa Penginapan Juli, Mardathillah, Hotel Wahyu dan Penginapan Ari Nopal. Pendakian ke Puncak Gunung Leuser umumnya diminati wisatawan mancanegara dengan dipandu oleh pemandu lokal. Sedangkan wisatawan nusantara biasanya adalah dari kelompok mahasiswa pencinta alam. Sedangkan kunjungan ke lokasi air terjun “Uning” dilakukan oleh wisatawan nusantara/lokal dan mancanegara. Kunjungan ke air terjun ini merupakan bagian dari paket yang ditawarkan jika wisatawan berkunjung ke kawasan Keudah.

Berdasarkan Schmidt dan Ferguson termasuk tipe iklim A. Hampir sepanjang tahun terjadi hujan dengan intensitas tertinggi pada bulan September – Nopember. Temperatur minimum 21ºC dan maksimum 28,2 ºC. Di daerah ketinggian menjelang puncak Leuser, suhu malam hari dapat mencapai 10 ºC. Di ketinggian diatas 2500 m dpl, vegetasi kawasan didominasi jenis tumbuhan perdu yang berbatang rendah. Bahkan di kawasan puncak gunung dengan ketinggian 2800 m dpl, vegetasi kawasan berupa padang rumput yang luas.Terdapat sebanyak 13 (tiga belas) titik jalur trekking dan camping ground sebagai tempat peristirahatan bagi pendaki Gunung Leuser seperti:

  1. Tobacco/Grand Sinebuk (pintu masuk penduduk setempat yang dinamakan Pinti Rimba ketinggian 1.545 mdpl), ditempuh selama 15 menit perjalanan dari Desa Penosan. Di kawasan ini dapat melihat pemandangan air terjun Sungai Alas, Gunung Karang Putih, Puncak Leuser, Goh Lemu/Gua Lembu, orangutan, burung rangkong, serta pohon-pohon besar lainnya.
  2. Bivak I ditempuh selama 1 hari perjlanan, melihat areal pertanian masyarakat dan perkampungan penduduk, kantong semar serta flora fauna lainnya.
  3. Pucuk Angkasan ditempuh selama setengah hari perjalanan dari Bivak I.
  4. Kayu Manis ditempuh selama setengah hari dari Pucuk Angkasan.
  5. Bivak Paya dapat ditempuh selama 4 jam perjalanan dari Kayu Manis.
  6. Bur Pepanji ketinggian 2.440 mdpl ditempuh selama 2 jam perjalanan dari Bivak Playa. Disini dapat ditemuakn tumbuhan yang berlumut dengan suhu udara yang dingin. Dari Bur Pipanji ini dapat melihat Air Terjun Alas yang merupakan hulu Sungai Alas dengan waktu tempuh 1,5 jam perjalanan.
  7. Savana dan Hulu Sungai Alas ditempuh selama 2 jam perjalanan dari air terjun alas. Pada kawasan ini akan ditemukan savana atau padang rumput yang diselingi oleh pepohonan (berbagai jenis rumput). Karena banyaknya rumput liar, bunga-bunga dari rerumputan tersebut membentuk taman bunga.
  8. Kolam Badak (sebutan nama oleh para pendaki Gunung Leuser), ditempuh sekitar 3 jam perjalanan dari Hulu Sungai Alas. Disini dapat ditemui diantaranya adalah lintah gajah, aneka ragam burung dan tidak kalah menarinya adalaah Mose Forest atau disebut hutan lumut dengan komposisi 70:30.
  9. Bivak Kaleng/Bivak III ditempuh selama 1 hari perjalanan dari Kolam Badak dengan topografi yang cukup berat. Ditempat ini terdapat Artevak peninggalan Belanda.
  10. Panorama Kluet dapat ditempuh sekitar setengah hari perjalanan dari Bivak Kaleng atau Bivak III, dan sangat sering dikunjungi oleh wiatawan mancangera dan wisatawan nusantara/lokal.
  11. Lapangan Bola, ditempat ini diatas perbukitan terdapat lapangan yang cukup luas dengan ditumbuhi rerumputan. Disamping itu ditempat ini dapat dilihat langsung lintasan gajah.
  12. Kaki Gunung Leuser merupakan tujuan utama dari para pendaki gunung. Ditempat ini banyak ditemui Edelwis.
  13. Puncak Gunung Leuser ditempuh sekitar 1 jam dari kaki Gunung Leuser.
Share

2 Responses so far.

  1. stefri says:

    Salam kenal,
    Saya sangat ingin sekali mendaki gunung leuser, yang ingin saya tanyakan adalah :
    1. berapa perkiraan biayanya (grup/perorangan)?
    2. apakah disana tersedia pemandu? berapa biaya pemandu?
    atas jawabannya saya ucapkan banyak terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>