• Depan
  • › Model Desa Konservasi (MDK)

Model Desa Konservasi (MDK)

Taman Nasional tidak hanya identik sebagai kawasan perlindungan tapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan. Salah satu program Kementerian Kehutanan yang telah berlangsung sejak tahun 2006 yaitu Model Desa Konservasi (MDK) yang dijadikan model dalam upaya memberdayakan masyarakat di dalam dan di sekitar hutan konservasi, dengan memperhatikan aspek sosial, ekonomi, budaya serta aspek lainnya, dan akan menjadi contoh dalam pemberdayaan di tempat lain.

Pendekatan model konservasi dengan melibatkan masyarakat di sekitar kawasan untuk terlibat secara sadar dalam pengelolaan Taman Nasional, selain itu juga memberikan akses kepada masyarakat untuk memanfaatkan kawasan secara lestari dalam rangka mendukung konservasi, misalnya dengan terciptanya hutan rakyat walau dalam skala minimal di lahan produktif masyarakat. Pembangunan MDK meliputi tiga kegiatan pokok yaitu pemberdayaan masyarakat, penataan ruang/wilayah pedesaan berbasis konservasi dan pengembangan ekonomi pedesaan berbasis konservasi.

Saat ini, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser memiliki 13 MDK, yaitu ;

 

No Desa Binaan/MDK Kecamatan Kabupaten Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat
1 Namo Sialang Batang Serangan Langkat Ekowisata
2 Kutagajah (marike) Kutambaru Langkat Ekowisata
3 Telagah Sei Bingei Langkat Penanaman Jabon
4 Sulkam Kutambaru Langkat Pertanian jahe, cabai
5 Pasie Lembang Kluet Selatan Aceh Selatan Ekowisata
6 Penosan Sepakat Blangkerango Gayo Lues Ekowisata
7 Lawe Aunan Ketambe Aceh Tenggara Ternak Domba, Ikan, Ayam
8 Ujung Mangki Bakongan Aceh Selatan Peralatan Perikanan, Sewa Peralatan Pegantin

dan Tenda Pesta

9 Seunebok Keranji Kota Bahagia Aceh Selatan Sewa Peralatan Pegantin
10 Mekar Makmur Sei Lepan Langkat Penggemukkan  Sapi
11 Pulo Gadung Darul Hasanah Aceh Tenggara Penanaman MPTs
12 Pintu Gayo Putri Betung Gayo Lues Pengembangan Kebun Cokelat
13 Pulo Piku Darul Hasanah Aceh Tenggara Budidaya Ikan