• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Kursus Bahasa Inggris, Cara Unik Diplomasi Konservasi Kepada Masyarakat

Kursus Bahasa Inggris, Cara Unik Diplomasi Konservasi kepada Masyarakat

Meja bantuan(Langkat, September 2017) Resort Bekancan, Seksi PTN Wil V Bahorok, Bidang PTN Wil III Stabat, Balai Besar TNGL sejak bulan Mei 2017 memiliki aktivitas baru yakni mengadakan Kursus Bahasa Inggris bagi anak sekolah warga desa Telagah, kec. Sei Bingei, kab. Langkat. Sebanyak 53 orang anak-anak desa dari berbagai usia dengan antusias mengikuti kursus tersebut.

Jhon Maruli PurbaJhon Maruli Purba, Kepala Resort Bekacan menginisiasi adanya kursus bahasa Inggris tersebut. “ Kegiatan ini sebagai media diplomasi kepada masyarakat bahwa Taman Nasional Gunung Leuser memiliki potensi wisata Internasional yang perlu dikembangkan”, tuturnya. Dibantu satu orang staff nya Indra Tarigan, Jhon mengelola kursus secara gratis, dan upaya tersebut didukung sepenuhnya oleh Kepala Desa Telagah.

Resort BekancanKursus bahasa Inggris digelar di kantor Resort Bekancan, dan dilaksanakan seminggu 3 kali pada sore hari. Kades Telagah mendukung dengan memberikan bantuan meja belajar sebanyak 10 unit. Selain itu bantuan pun datang dari masyarakat secara pribadi berupa buku tulis dan alat alat mengajar lainnya.

Anak anak sedang belajarUpaya diplomasi konservasi kepada masyarakat bukan hanya sosialisasi aturan saja, namun dengan cara pendekatan kursus bahasa Inggris mampu menurunkan tingkat tindak pidana bidang kehutanan. Resort Bekancan dikelilingi Taman Hutan Raya Bukit Barisan dimana saat ini dirambah oleh orang-orang yang mengaku pengungsi Gunung Sinabung. Apabila tidak ada upaya pendekatan seperti ini maka tidak mustahil perambahan akan menjalar ke Taman Nasional Gunung Leuser.

Ayo kita dukung pejuang konservasi Jhon Maruli Purba dan kawan-kawan dengan membantu alat alat tulis, buku tulis dan buku bacaan bahasa Inggris untuk anak.

Salam konservasi

[teks&foto©bbtngl | 19092017]

Berita lainnya