• Depan
  • › Regu Pengendalian Kebakaran Hutan Non DAOPS

Regu Pengendalian Kebakaran Hutan Non DAOPS

Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan disingkat BRIGDALKARHUT yang sering juga dikenal dengan Manggala Agni mempunyai tugas pokok sebagai pengendali kebakaran hutan. Manggala Agni yang berarti penakluk api berlambangkan orang utan yang memakai topi yang diberi nama sipongi. Apa yang melatar belakangi atau arti dari logo manggala agni tersebut??? Yuk kita lihat sejarah atau profil dari Manggala Agni.

logo galaag

Logo BRIGDALKAR adalah segi empat bujur sangkar dengan gambar didalamnya mascot Si Pongi dan nyala api serta tulisan MANGGALA AGNI di bawahnya.

  1. Segi empat bujur sangkar melambangkan dua hal pokok yaitu:
    • Empat factor terjadinya api yaitu bahan bakar, oksigen, panas dan manusia. Kedudukan keempat factor tersebut tidak digambarkan secara jelas dan berurutan di dalam segi empat tersebut untuk menunjukkan bahwa keempat factor mempunyai pengaruh sama besar untuk terjadinya api.
    • Bidang segi empat melambangkan perisai sebagai ungkapan harapan bahwa BRIGDALKAR menjadi perisai inti atau kekuatan terdepan terhadap ancaman kebakaran hutan.
  2. Si Pongi adalah mascot nasional pengendalian kebakaran hutan yang telah ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kehutanan No 365/Kpts=ll/1996. Yang mengambil gambar Orang Utan yang memakai topi lapangan “Jagawana” .“PONGI”  diambil dari nama internasional Orang Utan yaitu Pongo pygmaeus yang termasuk famili Pongoideaeu.Adapun dasar pemilihan mascot diantaranya adalah:
    • Orang Utan adalah jenis satwa liar yang dilindungi dan termasuk kategori appendix I, penyebarannya terbatas di Sumatera dan Kalimantan, dan sudah cukup popular bagi masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia.
    • Satwa ini hidupnya sangat bergantung pada hutan hujan tropis dan makanan utamanya adalah buah-buahan dan dedaunan serta membuat sarang di atas pohon.
    • Jenis hewan ini dikenal cukup cerdik dibandingkan dengan primate lainnya. Habitatnya di Kalimantan Timur pernah rusak berat akibat kebakaran hutan pada tahun 1982/1983, yaitu kurang lebih 3,6 juta Hektar selama 6 bulan.
    • Telah menjadi isyu internasional bahwa keberadaan Orang Utan harus diselamatkan dari gangguan yang salah satunya adalah akibat kebakaran.
  3. Api di dalam bingkai menggambarkan bahwa selama api masih dalam kendali ia aman dan bermanfaat bagi umat manusia dan makhluk hidup lainnya. Oleh sebab itu BRIGDALKAR sebagai kekuatan terdepan bersama seluruh komponen masyarakat harus berupaya agar api selalu dalam pengendalian.
  4. Tulisan MANGGALA AGNI di luar bawah segi empat dengan panjang tulisan sama dengan lebar sisi segi empat mengisyaratkan bahwa:
    • BRIGDALKAR menyangga beban dan tanggung jawab pengelolaan kebakaran hutan;
    • BRIGDALKAR berada di luar empat faktor penyebab kebakaran, tetapi begitu dekat untuk menjadi pengarah dan pengawas agar keempat factor tersebut selalu dalam kendali;
    • BRIGDALKAR selalu bekerja sesuai batas-batas di dalam aturan dan harus memahami persis keempat faktor tersebut diatas, tetapi tetap terbuka bagi masukan-masukan dari luar.
    • Warna hijau melambangkan air sebagai pemadam, hijaunya hutan yang tetap di jaga dan dipertahankan, keteduhan jiwa dan suasana yang selalu diciptakan oleh BRIGDALKAR

Brigdalkarhut Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser

Pemadaman Kebakaran Hutan di Kawasan TNGL SPTN Wilayah II Blangkejeren

Pemadaman Kebakaran Hutan di Kawasan TNGL SPTN Wilayah II Blangkejeren

Pada bulan September tahun 2012 untuk pertama kalinya Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser telah membentuk Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan Non Daops. Birgdalkarhut Non Daops maksudnya adalah  teritorial dari tugas dari regu pengendalian kebakaran ini hanyalah di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser dan di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional. Brigdalkarhut yang dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser yang beranggotakan 53 (lima puluh tiga) yang terdiri dari :

  • 1 (satu) Orang Pembina/Kepala Brigade
  • 5 (lima) Orang Pengarah Brigade
  • 1 (satu) Orang Komandan Brigade
  • 6 (enam) Orang Sekretariat Brigade
  • 3 (tiga) Orang Perencanaan
  • 3 (tiga) Orang Pencegahan dan Yustisi
  • 3 (tiga) Orang Logistik
  • 3 (tiga) Orang Bagian Oprasi Pemadaman yang membawahi 2 (dua) Regu Pemadaman
  • 15 (lima belas) Regu Damkar I
  • 15 (lima belas) Regu Damkar II

Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan :

  • Seragam Brigdalkarhut
  • 1 (satu) Unit Mobil Patroli
  • 1 (satu) Unit Wildfire Mark-3
  • Kantor Brigdalkar
  • Mes Brigdalkar

SK.Brigdalkarhut BBTNGL