• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Petugas Tn Gunung Leuser Pacu Semangat Konservasi Siswa Pasie Lembang

Petugas TN Gunung Leuser Pacu Semangat Konservasi Siswa Pasie Lembang

pelepasan tukik2(Aceh Selatan, September 2017) Puluhan siswa MTs Swasta Darussyuhada Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan mengikuti kegiatan Bina Cinta Alam di Stasiun Pembinaan Populasi Penyu Rantau Sialang, SPTN Wilayah II Kluet Utara, BPTN Wilayah I Tapaktuan.

Acara yang digelar di kawasan pantai Singgah Mata Rantau Sialang ini berlangsung lancar dan seru sejak jam sembilan pagi hingga selesai pada Senin (11/9).

identifikasi penyu paparanBentuk kegiatan yang dilakukan diantaranya temu ramah konservasi, diskusi yang diakhiri pelepasan tukik penyu ke laut lepas bersama petugas TN Gunung Leuser. Puluhan peserta tampak ceria dan antusias mengikuti kegiatan. Seperti Ahmad yang merasa senang bisa hadir dalam rangka acara kunjungan edukasi tersebut.  “Banyak pengetahuan tentang pelestarian penyu yang kami dapatkan dari petugas stasiun”, ujarnya.

Ya,  Ahmad dan kawan-kawan diberikan informasi mengenai cara mengidentifikasi jenis penyu, pemberian pakan terhadap tukik (baby) penyu, membuat lobang sarang penanaman telur di dalam bak penetasan semi alami serta monitoring habitat pendaratan penyu di sepanjang hutan pantai TNGL.

Menurut Kepala Stasiun Pembinaan Populasi Penyu, Soloon Syahruddin, S.Hut, kunjungan edukasi siswa sekolah lanjutan tingkat pertama ini merupakan rangkaian kegiatan pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser secara berkelanjutan terhadap generasi muda Aceh di masa mendatang. Kegiatan tersebut diinisiasi melalui program BCCPGLE – BBTNGL dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sasaran program adalah sekolah formal yang berada di lingkup BPTN Wilayah I Tapaktuan yaitu SD Negeri Seunebok Keuranji (Kecamatan Kota Bahagia), MTs Swasta Darussyuhada Pasie Lembang (Kecamatan Kluet Selatan) dan MAS Ashhabul Yamin Bakongan (Kecamatan Bakongan).

pelepasan tukiklubang penanaman telurHal senada diungkapkan PEH TN Gunung Leuser,  Arif Saifudin, S.Si, “Kegiatan Bina Cinta Alam ini merupakan pondasi awal dalam membangun batang tubuh konservasi secara harfiah terhadap generasi Bangsa Indonesia kedepan”,  pungkasnya.

Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan, Buana Darmansyah, S.Hut. T berpesan agar siswa lebih mengenal jenis penyu yang terdapat di daerahnya sehingga tumbuh rasa cinta terhadap lingkungan hidup yang lestari.

Ucapan terima kasih tak terhingga disampaikan Yusnawardi,  Guru Sekolah MTs Swasta Darussyuhada kepada pihak TNGL yang telah bersedia mengundang mereka untuk ambil bagian dalam kegiatan kunjungan edukasi tingkat sekolah tersebut. ” Kegiatan ini membawa dampak positif bagi para siswa dan  juga terhadap perubahan lingkungan hidup di masa mendatang. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus berjalan secara berkala dan berkesinambungan”, ungkapnya.

oleh Efa Wahyuni, TTPPK BPTN Wilayah I Tapaktuan

[teks & foto ©bbtngl|12092017]

Berita lainnya