• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Seru, Pelatihan Budidaya Lebah Madu Di Tangkahan

Seru, Pelatihan Budidaya Lebah Madu di Tangkahan

pelatihanlebahmadu1(Tangkahan,  November 2018) Berlokasi di Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, digelar kegiatan Pembentukan Kelompok dan Pelatihan Lebah Madu. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, 21 – 22 November 2018. Sebanyak 30 orang peserta, 25 orang dari Desa Namo Sialang dan 5 Orang dari Dusun Batu Katak, Desa Batu Jongjong mengikuti pelatihan ini.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kualitas & kapasitas  sumberdaya masyarakat  setempat meningkat serta menjadi alternatif usaha ekonomi produktif di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Leuser”, ujar Fitriana Saragih, Kepala Seksi Pelayanan dan Pemanfaatan.

pelatihanlebahmadu2
Pelatihan ini menghadirkan narasumber, Aam Hasanudin, S.Hut yang ahli dalam bidang lebah madu melalui pengalamannya yang telah berpuluh tahun budidaya lebah madu. Aam dan Firman dari Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli memberikan materi serta praktek langsung budidaya lebah madu. Selain materi tersebut, masyarakat juga dibekali mengenai peran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan TNGLoleh Iskandarrudin, S.Siselaku Kepala Resort Tangkahan.

Pada hari pertama peserta dibekali materi oleh narasumber dan dibagi menjadi 2 kelompok. Setiap kelompok dilatih mendesain dan membuat peralatan lebah madu berupa stup dan glodokan. Menurut Aam, ada 2 kelompok jenis lebah madu yang, yaitu jenis yang memiliki sengat dan tidak memiliki sengat. Umumnya lebapelatihanlebahmadu4h madu yang memiliki sengat membutuhkan syarat hidup yang lebih sulit dibandingkan jenis lebah madu yang tidak memiliki sengat. Potensi madu yang dihasilkan oleh lebah madu yang tidak memiliki sengat secara kuantitas dan kualitas lebih baik dibandingkan lebah madu yang memiliki sengat.

pelatihanlebahmadu5Pencarian lebah madu pada hari kedua, dilakukan disekitar areal camping ground dan berbatasan dengan kawasan TNGL. Peserta mempraktikan teknik memindahkan lebah madu dari pohon ke stup yang telah dibuat. Dalam kegiatan ini peserta sangat senang karena dapat mencicipi madu langsung dari pemanenan dari pohon milik salah satu peserta.

Juan Kartika Sitepu, atau yang lebih dikenal Bang Ika sebagai Ketua Lembaga Pariwisata Tangkahan berharap dengan adanya pelatihan ini dapat meningkatkan nilai jual wisata Tangkahan serta dapat memperkuat kelembagaan.

[Teks dan Foto bbtngl | 26112018| Ari Iswandari]

Berita lainnya