• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Sinergis, Rakor Pembangunan Kehutanan Kab. Aceh Selatan

Sinergis, Rakor Pembangunan Kehutanan Kab. Aceh Selatan

rakor_tapaktuan[Aceh Selatan,  Desember 2018) Dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerjasama antar instansi dan lembaga untuk mendukung pemberdayaan masyarakat peduli hutan serta perlindungan dan pelestarian hutan Aceh Selatan dan ekosistem di dalamnya, Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono, ST menginisiasi pertemuan para pihak melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Polres Aceh Selatan pada Rabu (5/12).

Hadir dalam Rakor tersebut antara lain Bupati Aceh Selatan yang diwakili oleh Sekda, Perwakilan KODIM 0107 Aceh Selatan, Asisten I Bupati, Perwakilan Bappeda, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Pariwisata, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Gampong, Perwakilan BPBD, BKSDA Aceh, KPH Wilayah VI Subulussalam, National Project Manager BCCPGLE KFW, USIAD Lestari, WCS-IP, FKL, YOSL-OIC, YEL-SOCP, Akademi Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, dan BBTNGL yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional (BPTN) Wilayah I Tapaktuan. 

rakor_tapaktuan2Setiap lembaga/instansi memaparkan kinerja yang telah dilakukan terkait pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan. Konsep Pengelolaan Hutan secara lestari dan berkelanjutan melalui skema perhutanan sosial menjadi bahan diskusi yang paling menarik dibahas dalam rakor tersebut.

Sebagian besar peserta sepakat bahwa masyarakat terutama yang hidup dan tinggal di sekitar hutan seyogyanya dapat mengakses dan mengelola hutan secara legal melalui mekanisme perhutanan sosial baik itu dalam bentuk Hutan Desa (HD), Hutan Kemasyarakatan (HKm), ataupun Kemitraan Kehutanan. Dengan adanya akses legal dalam mengelola hutan, tidak ada lagi istilah masyarakat sekitar hutan melakukan perambahan ataupun pembalakan liar (illegal logging) karena merekalah yang menjadi aktor utama dalam mengelola dan menjaga kelestarian hutan untuk dapat dimanfaatkan dan dikelola secara lestari dan berkelanjutan. Pada akhirnya terjadi peningkatan ekonomi masyarakat yang hidup dan tinggal di skitar hutan sehingga kalimat “Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera” tidak lagi menjadi slogan semata. 

WhatsApp Image 2018-12-06 at 06.13.43Di akhir rapat, sebagian besar peserta Rakor sepakat bahwa instansi baik pusat maupun daerah serta lembaga/NGO harus bekerja bersama-sama dalam membangun sinergitas dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan serta perlindungan, pemanfaatan dan pelestarian hutan Aceh Selatan dan ekosistemnya secara lestari dan berkelanjutan.

Kepala BPTN Wilayah I Tapaktuan, Buana Darmansyah, S.Hut.T berterimakasih dan mengapresiasi Kapolres Aceh Selatan yang telah menginisiasi acara ini. “Harapannya, semua pihak lingkup Kabupaten Aceh Selatan juga dapat bersama  mewujudkan kelestarian hutan khususnya kawasan TNGL yang ada di wilayah Aceh Selatan”, pungkasnya.

[Teks Arif Saifudin, S.Si & Foto. Ulul Azmi ©bbtngl| 06122018]

Berita lainnya