Tentang Kami

Sejarah
Historis lahirnya Taman Nasional Gunung Leuser berawal pada tahun 1920-an atau zaman Pemerintah Kolonial Belanda, melalui serangkaian proses penelitian dan ekplorasi seorang ahli geologi Belanda bernama F.C. Van Heurn di Aceh. Dalam perkembangannya muncul inisiasi positif yang didukung para tokoh masyarakat untuk mendesak Pemerintah Kolonial Belanda agar memberikan status kawasan konservasi (Wildlife Sanctuary) dan status perlindungan terhadap kawasan yang terbentang dari Singkil (pada hulu Sungai Simpang Kiri) di bagian selatan, sepanjang Bukit Barisan, ke arah lembah Sungai Tripa dan Rawa Pantai Meulaboh, di bagian utara.

Struktur Organisasi

Balai Besar TN Gunung Leuser termasuk UPT Taman Nasional Kelas I dengan Tipe A yang dipimpin oleh seorang Kepala Balai Besar dengan struktural yang terdiri dari:

  1. Bagian Tata Usaha;
  2. Bidang Teknis Konservasi Taman Nasional;
  3. Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I;
  4. Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II;
  5. Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III;
  6. Kelompok Jabatan Fungsional.

Tugas pokok masing-masing struktur organisasi di atas adalahsebagai berikut:

  1. Bagian Tata Usaha melaksanakan urusan administrasi tata persuratan, ketatalaksanaan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan, kearsipan dan rumah tangga, penyusunan rencana program dan anggaran serta kerjasama dan kemitraan, pengelolaan data, pemantauan, evaluasi, dan pelaporan serta kehumasan;
  2. Bidang Teknis Konservasi Taman Nasional mempunyai tugas penyiapan pengelolaan di bidang perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan kawasan, pengembangan dan pemanfaatan taman nasional/ Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi, evaluasi kesesuaian fungsi, pelayanan dan promosi taman nasional;
  3. Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan kawasan, pelaksanaan perlindungan dan pengamanan, pengembangan dan pemanfaatan jenis tumbuhan dan satwa liar untuk kepentingan nonkomersial, evaluasi kesesuaian fungsi, pemulihan ekosistem, penutupan kawasan, pelayanan dan promosi di bidang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya;
  4. Kelompok jabatan fungsional terdiri dari jabatan fungsional Pengendali Ekosistem Hutan, Polisi Kehutanan, Penyuluh Kehutanan dan fungsional lainnya dengan Jenis dan jenjang jabatan yang diatur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bagan struktur organisasi dan tata kerja Balai Besar TNGunung Leuser sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.7/Menlhk/Setjen/OTL.0/1/2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Taman Nasional tersaji pada Gambar berikut.

struktur organisasi bbtngl