• Depan
  • › Kategori: Berita
  • › Visit To School Sma Negeri 1 Bakongan : “budayakan Menanam Pohon Sejak...

Visit to School SMA Negeri 1 Bakongan : “Budayakan Menanam Pohon Sejak Dini”

DSC_4076(Aceh Selatan, November 2017)Pengelolaan lingkungan hidup dan ekosistemnya menjadi penentu keseimbangan alam. Pemahaman tersebut sudah sejak lama terngiang di telinga, bahkan pengetahuan tentang konservasi alam seakan tidak hentinya mengingatkan kita bahwa komponen ekosistem makhluk hidup saling berkaitan dengan komponen lainnya di alam. Pada tataran aplikasinya, manusia haruslah banyak mengkaji dan mempertanyakan suatu manfaat atau hasil yang mereka dapatkan di alam tentunya. Ketika peristiwa bencana alam mengancam dan menghujam, barulah mereka menyadari bahwa episode kehidupan makhluk hidup di muka bumi akan berakhir dan berada diambang kepunahan.

DSC_4038Dalam rangka menggemakan Konservasi Alam kepada generasi muda, Petugas TNGL Bidang Wilayah I Tapaktuan melakukan kunjungan ke sekolah (Visit to School) pada hari Kamis, (23/11/17), sekitar pukul : 08:30 Wib bertempat di Aula SMA Negeri 1 Bakongan. Kegiatan Temu Ramah Konservasi Alam dari TN. Gunung Leuser kali ini mengangkat tema “Budayakan Menanam Pohon Sejak Dini untuk Generasi Bumi”. Mayoritas pelajarSMA yang hadir berasal dari desa dampingan TNGL di wilayah kerja Resort Bakongan, SPTN Wilayah II Kluet Utara, BPTN Wilayah I Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan.

IMG_9345Kepala SPTN Wilayah II Kluet Utara Teuku Irmansyah, S.Hut, pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan kegiatan kunjungan edukasi yang dijalankan petugas TN. Gunung Leuser di lapangan dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan. Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan oleh Kepala Sekolah, penyampaian materi pembelajaran, pemutaran film konservasi alam dan berakhir dengan menanam tanaman produktif di halaman sekolah dengan jenis tanaman buah seperti mangga dan lengkeng.

DSC_4021Rima, salah seorang Siswi SMA Negeri 1 Bakongan, mengaku senang hadir dalam kegiatan tersebut.Menurutnya, kegiatan Temu Ramah Konservasi Alam yang dilakukan oleh petugas TN. Gunung Leuser ke sekolahnya, sangat menarik dan dapat membawa dampak positif terhadap kehidupan keseharian mereka bersama keluarga dan lingkungan sekitarnya. “Dengan mengikuti kegiatan ini kami mampu memaknai nilai yang terkandung di dalam Batang Tubuh Konservasi secara harfiah dan siap menerapkannya di lapangan”, ujarnya.

PEH BBTNGL, Arif Saifudin, S.Si, menyatakan, sasaran kegiatan Gema Konservasi Alam adalah lembaga pendidikan formal yang berada di wilayah dampingan BCCPGLE KFW – BBTNGL dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Kita berharap kegiatan yang dijalankandapat membawa dampak secara signifikan terhadap kehidupan keseharian siswa (i), baik dilingkungan keluarga, masyarakat maupun dilingkungan sekolah tempat dimana mereka bergelut dengan buku”, jelasnya.

[Teks © Arif / bbtngl, Foto ©Randy / bbtngl |24072017]

Berita lainnya