(Asahan, Februari 2024) Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser bersama UPT KLHK Sumatera Utara, Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, OPD Provinsi Sumatera Utara,  Kepala Bidang dan Kepala UPTD Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Camat Silau Laut, Kepala Desa Silo Baru, Kelompok Masyarakat, Pramuka, dan Masyarakat Desa Silo Baru melakukan penanaman pohon serempak di Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara. Penanaman ini merupakan penanaman ke-3 yang di lakukan secara serempak di seluruh Indonesia. 

"Lokasi penanaman berada di Desa Silo Baru, dilakukan pada Wilayah Kerja UPTD KPH III Kisaran dan BPDAS Asahan Barumun. Luas lokasi penanaman serempak seluas 0,8 Ha" tegas Rudianto Saragih Napitu, S.Si, M.Si, Kepala BBKSDA SU dalam laporan pelaksana kegiatan. Pada lokasi penanaman serempak ini, bibit yang ditanam adalah bibit bakau (Rhizopora, Sp) dengan jumlah total bibit sebanyak 330 batang yang berasal dari Persemaian BPDAS Asahan Barumun.

Arahan Menteri LHK yang dibacakan oleh Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bidang Manajemen Landscape Fire bapak Dr. Ir. Raffles Brotestes Panjaitan, M.Sc, menegaskan bahwa penanaman pohon sebagai bentuk usaha untuk mewujudkan Indonesia's FOLU Net Sink 2030 untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. "Penanaman bulan Februari 2023 dilakukan di lahan basah sebagai peringatan Hari Lahan Basah Sedunia" ujar Beliau.

Sambutan Pejabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara dalam hal ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bapak Dr. H. Agus Tripriyono, SE, M.Si, Ak, CA, menuturkan mangrove di Desa Silo Baru sangat bermanfaat sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai juga sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencari makan.

[Teks & Foto : BBTNGL | 06022023]