(TN Gunung Leuser, Juni 2021) Dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat sekitar kawasan, sebagai perpanjangan tangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan BBTN Gunung Leuser memberikan bantuan ekonomi produktif kepada kelompok masyarakat yang berada di desa penyangga. Pada tahun 2021, sebanyak 280 juta rupiah disampaikan kepada 7 kelompok masyarakat binaan pada dua provinsi yaitu Aceh dan Sumatra Utara. 

Kelompok Alue Tengku Muda (Desa Alue Sungai Pinang, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh) dan kelompok Srikandi Mandiri (Desa Bineh Krueng, Kecamatan Tangan-tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh) memberdayakan bantuan tersebut untuk pengolahan makanan khas Aceh. 

Kelompok Madu Rebutan Blang Dalam (Desa Blang Dalam, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya, Provinsi Aceh) dan kelompok Madu Kelanceng Landak River (Desa Sampe Raya, Kecamatan Bohorok, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara) fokus pada usaha budidaya lebah madu.

Sedangkan Lembaga Pariwisata Batu Katak (Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara), Kelompok Pecinta Alam KEPAL (Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara)dan Kelompok Sadar Wisata Aras Napal (Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara) mengembangkan usaha wisata alam di daerahnya masing-masing.

“Kelompok penerima bantuan ini telah melewati tahapan proses seleksi oleh Balai Besar TN Gunung Leuser. Dan tentu saja ada pendampingan, monitoring dan evaluasi untuk program ini”, ujar Fitriana Saragih, Kasie Pelayanan dan Pemanfaatan BBTN Gunung Leuser. 

[teks & foto ©bbtngl, seksi p2| 29062021]

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories