penandatanganan kerjasama

Medan (21/3/2016), Degradasi dan deforestasi hutan yang terus terjadi dalam beberapa dekade terakhir menyebabkan berkurangnya sumber daya alam hayati termasuk sumber daya biologi. Hutan hujan tropis sebagai laboratorium alam yang masih berdiri tegak di Indonesia tersisa terutama dalam bentuk hutan konservasi. Taman Nasional Gunung Leuser, satu diantaranya.

Balai Besar TNGL sebagai pemegang amanah pengelolaan Taman Nasional Gunung Leuser sepenuh hati menyadari besarnya tantangan yang dihadapi seiring perkembangan jaman. Oleh karena itu, dalam pelaksanaannya Balai Besar TNGL membangun kemitraan dan jejaring kerja dengan berbagai stakeholder terkait, mencakup instansi pemerintah daerah, LSM, perguruan tinggi, tokoh serta kelompok masyarakat sekitar kawasan.

MoU UsuSetelah Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC), Forum Konservasi Leuser (FKL), Wildlife Conservation Society (WCS), PT.Pertamina EP Field Rantau, Polda Aceh, dan Conservation Response Unit (CRU)
Tangkahan, kali ini Universitas Sumatera Utara yang terpanggil untuk berpartisipasi dalam konservasi TNGL yang lestari dalam bentuk kerjasama. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Balai Besar TNGL dan Universitas Sumatera Utara digelar di gedung Rektorat USU, Medan. Acara dihadiri oleh perwakilan kedua instansi yaitu dosen dan dekanat USU serta pejabat struktural dan staf Balai Besar TNGL.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III (Bidang Penelitian, Pengabdian pada Masyarakat dan Kerjasama USU) Drs. Mahyuddin K.M Nasution, M.IT, PhD menyampaikan Universitas Sumatera Utara dengan 15 fakultas dan berbagai bidang kekhususan menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi yang terdiri atas Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, serta Pengabdian pada Masyarakat dapat berperan dalam mendukung pengelolaan TNGL.

souvenirUSU-BBTNGLKepala Balai Besar TNGL menyambut baik kerjasama tentang Konservasi Taman Nasional Gunung Leuser Berbasis Riset dan Program Aksi yang akan dijalin selama 5 tahun ke depan.  “Harapannya, USU dapat berperan dalam mengkaji permasalahan yang dihadapi melalui pendekatan riset, merumuskan penyelesaian dan ikut menjalankan aksi pemecahan masalah yang dihadapi oleh TNGL”, ujar Drs. Andi Basrul.

Acara berlangsung khidmat. Semoga kerjasama membuahkan hasil yang positif bagi khususnya kelestarian kawasan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar Taman Nasional Gunung Leuser. Bersama, bergandeng tangan menyelamatkan Leuser.

 

[teks dan foto ©bbtngl | 21032016 | Y.A] 

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories