(Medan, Mei 2021) Balai Besar aman Nasional Gunung Leuser dan Yayasan Scorpion Indonesia (YSI) melaksanakan evaluasi akhir pelaksanaan kerjasama penguatan fungsi dan konservasi keanekaragaman hayati melalui dukungan program perlindungan satwa liar, pemantauan perburuan dan perdagangan ilegal satwa liar dilindungi di Taman Nasional Gunung Leuser.

Kegiatan evaluasi berlangsung di ruang rapat kantor BBN Gunung Leuser Jalan Selamat Nomor 137, Kel. Sitirejo III Kec. Medan Amplas, Kota Medan pada Senin (10/05).

Kegiatan evaluasi ini merupakan tindak lanjut berakhirnya perjanjian kerjasama antara BBTN Gunung Leuser dengan Yayasan Scorpion Indonesia (YSI) Nomor: PKS.37/BBTNGL-1/2016; Nomor: 037/YSI/WLTMP/I/2016 tanggal 14 Januari 2016. Kerjasama antara kedua belah pihak ini berakhir terhitung 13 Januari 2021. Berakhirnya kerja sama ini sesuai dengan jangka waktu kerja sama yang telah disepakati oleh kedua belah pihak dan tidak adanya permohonan perpanjangan kerja sama dari YSI kepada Balai Besar TNGL.

Kegiatan evaluasi dihadiri oleh Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Teknis BBTN Gunung Leuser, pejabat dan staf BBTN Gunung Leuser serta Direktur dan staf YSI. Kepala Balai TN Gunung Leuser juga mengikuti jalannya acara secara daring melalui aplikasi zoom meeting.

Dalam arahannya secara virtual, Kepala BBTN Gunung Leuser, Jefry Susyafrianto meminta Yayasan Scorpion Indonesia tetap harus memenuhi kewajibannya dalam penyampaian laporan pelaksanan kegiatan selama periode kerja sama. Disamping itu, setelah berakhirnya perjanjian kerjasama, segala kegiatan yang dilakukan di kawasan TNGL oleh Yayasan Scorpion Indonesia harus mendapat ijin dan persetujuan dari BBTNGL. Dan segala perlengkapan yang diadakan selama berlakunya perjanjian ini harus diserahkan dan diadministrasikan sesuai pasal 13 dalam PKS pada saat PKS tidak diperpanjang lagi.

“Terima kasih kami ucapkan kepada instansi Balai Besar TNGL atas segala bimbingan dan arahannya selama ini, kami telah dipercaya menjadi salah satu mitra kerja Balai Besar TNGL, semoga ke depan kami dapat bekerjasama kembali dengan instansi Balai Besar TNGL dengan bentuk program kegiatan yang kemungkinan akan berbeda dengan program YSI saat ini” ujar Ali Bangun Gea, Eksekutif Direktur Yayasan Scorpion Indonesia.

[Teks & foto ©BBTNGL,tim PKS | 10052021|iskandarrudin]

Category
Tags

Comments are closed

Selamat Datang

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives