(Bogor, September 2020) Bertempat di Ruang Sidang Sylva Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor, Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser dan Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor menandatangani Perjanjian Kerja Sama, pada Kamis (17/9).

Penandatanganan dilakukan menindaklanjuti Nota Kesepahaman antara Rektor Institut Pertanian Bogor dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor: 19/IT3/HK.01/2020 dan PKS.4/SETJEN/ROCAN/SET.1/4/2020 tanggal 12 Maret 2020 tentang Peningkatan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Dekan Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB, Dr. Ir. Naresworo Nugroho, M.Si dalam sambutannya menyampaikan program kerja yang akan dilaksanakan selama periode kerja sama dalam rangka konservasi biodiversitas di Taman Nasional Gunung Leuser akan banyak berinteraksi dengan Internet of Things (IOT) yang erat kaitannya pada era revolusi industry 4.0 saat ini.

Kepala BBTN Gunung Leuser, Ir. Jefry Susyafrianto, MM. merasa beruntung dengan adanya kerja sama ini dan berharap TNGL menjadi lokasi penelitian untuk mendapatkan informasi tentang keanekaragaman hayati, sosial budaya masyarakat di dalam dan di sekitar kawasan serta permasalahan pengelolaan kawasan konservasi.

“Ini sejalan dengan yang dilakukan Balai Besar TNGL dalam mengembangkan Unit Data dan Informasi Konservasi (UDIK)” ujar Jefry. Lanjutnya, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB dapat mendukung pengelolaan TNGL dan menjadi contoh kerjasama dalam pengembangan konservasi biodiversitas khususnya.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini juga dihadiri oleh perwakilan BBTN Gunung Leuser, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat Institut Pertanian Bogor dan Tim Peneliti Agromaritim 4.0.

[teks&foto @bbtngl, y.ginting|17092020]

Category
Tags

Comments are closed

Selamat Datang

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives