(Blangkejeren,   Juli 2022) Pada Sabtu, 23 Juli 2022, sekitar pukul 12.45 WIB, tim patroli Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Gunung Leuser Wilayah III Blangkejeren, menemukan satu ekor orangutan sumatera (Pongo abelii) dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan TN Gunung Leuser, desa Puteri Betung, Kec.Puteri Betung, Kab.Gayo Lues, Provinsi Aceh.

Pada tubuh orangutan berjenis kelamin jantan tersebut ditemukan 8 (delapan) luka- luka yaitu 5 (lima) di bahu kanan dan 3 (tiga) di bahu kiri. Tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan serpihan rambut orangutan pada jarak sekitar 300 meter dari lokasi temuan jasad orangutan. Lokasi temuan rambut orangutan ini berada dalam area Kelompok Tani Hutan Konservasi (KTHK) Aih Gumpang.

Tim memutuskan membawa jasad orangutan tersebut ke desa dan berkoordinasi dengan Kepala Desa Puteri Betung. Kemudian pukul 15.26 WIB, tim kembali ke lokasi kejadian untuk mendapatkan data pendukung. Lokasi tempat kejadian merupakan habitat orangutan dimana terdapat berbagai pohon pakan dan sarang orangutan.

Untuk mengetahui kondisi jasad dan penyebab kematian orangutan yang diperkirakan beratnya 45-50 kg tersebut, pada Ahad (24/7) bertempat di kantor resor Jamur Gele, SPTN III Blangkejeren dilakukan pemeriksaan lanjutan atau proses nekropsi oleh Drh. Ikhwan Amir (YOSL-OIC) dan Drh.Zulhimi (YOSL-OIC) disaksikan petugas BBTN Gunung Leuser. Berdasarkan hasil pemeriksaan, terdapat beberapa luka dalam pada bagian tubuh orangutan diantaranya pada bahu ventral dextra (kanan), bahu dorsal dextra, lengan sinister, bahu ventral sinister (kiri), telapak kaki, jari tangan, paha serta fraktur bagian tangan os radius ulna sinister yang kuat dugaan akibat pukulan benda keras. Dari luka tersebut juga ditemukan tanda bekas gigitan anjing. Secara patologi anatomi,  kematian diduga akibat traumatic luka-luka  sehingga menyebabkan pendarahan dan infeksi.

Menindaklanjuti kejadian ini, BBTN Gunung Leuser membuat laporan kejadian dan hasil penyelidikan untuk diteruskan kepada Balai Gakkum Wilayah Sumatera. Selain itu, memperhatikan beberapa pelanggaran di lokasi kerjasama kemitraan konservasi, BBTN Gunung Leuser juga akan segera menggelar evaluasi terhadap KTHK yang terlibat program kemitraan konservasi lingkup TN Gunung Leuser.

Orangutan Sumatera merupakan salah satu satwa kebanggaan Indonesia yang masuk dalam daftar satwa yang dilindungi sebagaimana Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/Menlhk/Setjen/KUM.112/2018 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/Menlhk/Sejen/KUM.1/6/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Hayati dan Ekosistemnya meyebutkan pada Pasal 21 ayat 2 huruf a, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Siaran Pers Temuan Jasad Orangutan

[teks & foto ©bbtngl| 26072022]

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories