anak-anak sahabat Harimau Sumatera Medan, 09 Agustus 2015 – Sejumlah aktivis lingkungan dan masyarakat Medan merayakan Global Tiger Day 2015 di Merdeka Walk. Tak terkecuali dengan staf Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser. Selain di Medan, kegiatan ini digelar serentak di 6 kota lainnya yakni Jakarta, Jambi, Palembang, Pekanbaru, Padang dan Purwokerto.

Global Tiger Day pertama kali diadakan di Indonesia pada tahun 2013 oleh Forum Harimau Kita (FHK) dan TigerHeart yang merupakan jaringan relawan FHK. Tahun ini, perayaan kembali dilakukan oleh FHK melalui jaringan relawan TigerHeart dengan dukungan dari Disney Conservation Fund bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang konservasi seperti WCS-IP (Wildlife Conservation Society – Indonesia Programme), ZSL (Zoological Society of London), WWF (World Wide Fund), FFI (Flora Fauna International), YLI (Yayasan Leuser Indonesia), dan FKL (Forum Konservasi Leuser).face painting Global Tiger Day 2015

“Melalui kampanye ini kami ingin mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam melindungi satwa kebanggan dan asset bangsa Indonesia yaitu Harimau Sumatera dengan menjaga dan melestarikan hutan sebagai habitatnya. Jangan sampai rimba Sumatera kehilangan ‘Raja’nya dan sang ‘Raja’ kehilangan rimbanya “, ujar Yoan Dinata, Ketua FHK.

Di Medan, selain didukung oleh lembaga penggiat di bidang lingkungan dan konservasi, pelaksanaan Global Tiger Day 2015 juga didukung oleh berbagai komunitas seperti Biopalas USU (Biologi Pencinta Alam dan Studi Lingkungan Hidup), Himpunan Mahasiswa Biologi USU, Medan Skate Boarding, Herpetologer Mania, Labosude dan Komunitas Sepeda.

Beberapa rangkaian kegiatan seperti face painting, pojok selfie, flash mob, kampanye penyelamatan Harimau Sumatera, persembahan nyanyian, puisi dan break dance dari Komisi  Peduli Anak Sungai Deli serta komunitas break dance Mestown 161 menarik masyarakat untuk ikut berpartisipasi. “Kami mendukung kegiatan seperti ini agar pesan-pesan konservasi dapat disampaikan kepada masyarakat luas. Kelestarian hutan seperti TNGL sebagai rumah bagi Harimau Sumatera tidak hanya tanggungjawab petugas tetapi amanah kita bersama.”, tukas Asep Iman Muttaqin, Polhut Balai Besar TNGL.

Tiada hari tanpa konservasi. Tiada masa tanpa menjaga kelestarian alam. Mari bersahabat dan lindungi Harimau Sumatera dan satwa liar lainnya.

[teks&foto ©bbtngl |10082015|yosia ginting]

Category
Tags

Comments are closed

Locations of Site Visitors
Archives