(Tapaktuan,  Agustus 2021) Satwa liar diduga Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) dikabarkan turun dari habitatnya pada Senin (9/8) pagi. 

Seorang warga Gampoeng Alur Duamas, Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan melaporkan bahwa dirinya berjumpa Badak Sumatera saat berjalan menuju lahan perkebunannya, sekitar ± 400 – 500 meter dari gampoeng (kampung). 

Dari informasi tersebut petugas TN. Gunung Leuser bersama tim gabungan lainnya bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengumpulan data dan identifikasi lapangan. 

Hasilnya, ditemukan bekas jejak kaki dengan kondisi baru dan masih basah di lahan perkebunan pinang milik Pak Ajo, warga setempat. Berat dugaan jejak kaki satwa tersebut adalah jejak kaki Badak Sumatera. Selain jejak yang ditemukan, petugas TN. Gunung Leuser dan tim gabungan tidak menemukan tanda – tanda pendukung lainnya

Pak Siman (50) yang berprofesi sebagai petani ini mengatakan, “Yang saya lihat itu adalah benar Badak Sumatera, satu ekor. Posisi kami saling berhadap – hadapan”. 

Petugas Resort Bakongan, SPTN Wilayah II Kluet Utara, BPTN Wilayah I Tapaktuan, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Jibril, mengatakan “Tim gabungan yang hadir dalam kegiatan respon satwa liar ini diantaranya: BBTNGL, BKSDA, KPH VI, FKL (Forum Konservasi Leuser) dan WCS – IP”.

“Kegiatan di lapangan masih terus berlanjut hingga hari Selasa (10/8), dengan melakukan monitoring dan menyisir bekas jejak kaki Badak Sumatera untuk memastikan keberadaan satwa dilindungi tersebut di alam” tutupnya.

  • [Teks&foto ©bbtngl/efa/Jibril | 10082021]
Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories