(Langkat, Januari 2021) Konflik satwa liar yang terjadi di dusun Selayang, Desa Lau Damak, Kec. Bahorok, Kab.Langkat, prov Sumatra Utara kian memanas. Dua pekan berselang setelah kejadian harimau sumatra memangsa dua ekor ternak warga pada Jum’at (25/12), jatuh lagi korban sebanyak 3 ekor hingga Jumat (8/1). Tak berhenti di situ, kabar duka pun datang dari desa Batu Jongjong, Bohorok, saat lima ekor ternak warga setempat ditemukan telah menjadi bangkai pada Senin (11/1) pagi.

Tim Gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Balai Besar TN Gunung Leuser, KPH I Stabat, mitra WCS, Sumeco dan Yayasan Petai melakukan upaya penanggulangan konflik berupa patroli bersama, memasang 2 unit penjebak harimau dan 1 unit kandang pengaman ternak lembu di Dusun Selayang.

Tim juga melakukan penghalauan atau pengiringan dengan suara petasan (mercon) di Desa Batu Jongjong. Harapannya, sang harimau menuju Selayang dimana lokasi jebakan dipasang. 

Beliau juga meminta warga untuk segera melaporkan kepada petugas terdekat bila menemukan jejak datuk belang ini.

Menurut Palber Turnip dalam sosialisasi dengan warga di Lau Damak dan Batu Jongjong, perangkap harimau bukanlah solusi jangka panjang permanen. Penangkapan terhadap 1 individu HS yang memangsa ternak warga bukan jadi jaminan akan tidak terjadinya konflik HS, selama warga belum mau menerapkan pola beternak dengan dikandangkan minimal di malam hari. Maka, solusi terbaiknya adalah mengkandangkan di malam hari.

Balai Besar TN Gunung Leuser bersama mitra siap fasilitasi pengadaan kandang anti serangan harimau. Namun, karena keterbatasan anggaran, diharapkan pembuatan kandang yang sudah realisasi bisa menggerakkan warga untuk secara swadaya membangun kandang pengamanan ternak sendiri. Selain itu, melalui Kepala Kecamatan Bohorok, Palber Turnip berharap digandengnya unsur lain seperti dinas peternakan guna memberi sosialisasi dan bantuan ke warga tentang penerapan peternakan yang lebih maju.

 

[teks&foto©bbtngl,sptn v bohorok|13012021|elysa]

Category
Tags

Comments are closed

Selamat Datang

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives