(Aceh Selatan,  Februari 2022) Kembali datang kabar bahagia dari Stasiun Penelitian (SP) Suaq Belimbing. Kemarin, tepatnya Sabtu (19/2) terpantau kembali kelahiran individu baru orangutan sumatera dengan focal name induk bernama Ellie oleh Staf SP. Suaq Belimbing (Pazakir) di areal transek i875. Usia bayi orangutan tersebut diperkirakan baru sekitar 2 hari. Jenis kelamin bayi orangutan belum dapat diketahui karena masih tertutup tubuh induknya.

 

 

 

 

Untuk penamaan (focal name), petugas bersepakat memberi nama Emen. Nama tersebut sudah lama dipersiapkan, karena sejak bulan Agustus 2021 orangutan Ellie sudah terpantau sedangdalam keadaan hamil. Ellie pertama kali termonitoring pada tahun 1999. Ellie merupakan anak dari Orangutan bernama Friska. Berdasarkan data pohon keluarga (family trees), Emen merupakan anak kedua dari Ellie setelah sebelumnya Ellie melahirkan bayi orangutan betina pada tahun 2014 yang diberi nama Eden. Eden saat ini sudah memasuki masa remaja (adolescent), sehingga sudah jarang beraktifitas bersama induknya. Secara ekologi, bayi orangutan baru akan dapat hidup madiri selama kurang lebih 7-8 tahun. Setelah jangka waktu tersebut, barulah induk orangutan betina akan bereproduksi kembali.

Sebagai Site Monitoring Orangutan Sumatera di kawasan TNGL, SP. Suaq Belimbing akan terus memantau jumlah dan kehadiran individu orangutan di setiap tahunnya. Petugas bersama Mitra SOCP akan terus memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi orangutan tersebut secara berkala. Semoga Emen dapat terus bertumbuhkembang dengan baik di habitat alaminya.

[Teks : Arif Saifudin, S.Si (PEH Muda BBTNGL), Foto : Pazakir | 21022022]

 

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories