(Tapaktuan,  September 2021) Bersama BKSDA Aceh, Bidang Pengelolaan TN Gunung Leuser wilayah I Tapaktuan menjemput dan melepasliarkan seekor kucing hutan/kuwuk pada Sabtu (9/10). 

Kucing hutan tersebut ditemukan warga gampoeng Ladang Kasik Putih, kec. Samadua, kab. Aceh Selatan. Ia terperangkap dalam jaring nilon di lahan sawah belakang rumah Fajrul pada Rabu (6/10). 

“Jaring nilon ini kami gunakan untuk mengamankan tanaman padi dari gangguan hewan ternak seperti kambing, bebek dan ayam”, ujarnya. 

Temuan satwa yang dilindungi ini sempat diposting di media sosial. Petugas TN Gunung Leuser menelusuri informasi tersebut sehingga berhasil bertemu dengan Fajrul. 

Setelah melakukan komunikasi, pendekatan dan penyadartahuan, satwa yang memiliki nama latin Prionailurus bengalensis ini diserahkan kepada petugas Resort Konservasi Wilayah 15 Tapaktuan, BKSDA Aceh. 

Setelah dipastikan sehat, kucing berjenis kelamin betina ini dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya yaitu pada Ahad (10/10).

Kucing dengan corak cantik ini termasuk satwa yang dilindungi sebagaimana harimau Sumatra, kucing merah, kucing dahan, kucing emas, macan tutul, kucing batu, kucing tandang dan kucing bakau sebagaimana Peraturan Menteri Kehutanan nomor 106/ Menlhk/Setjen/Kum.1/12/2018.

[Teks&Foto ©bbtngl, efa|11102021]

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories