Kegiatan pemeliharaan jalur batas kawasan TN Gunung Leuser menjadi rutinitas tahunan yang dilaksanakan oleh resor-resor yang ada di kawasan TNGL, termasuk resor Bakongan.

Wilayah resor Bakongan, Seksi Pengelolaan TN Wilayah II Kluet Utara, Bidang Pengelolaan TN Wil I Tapaktuan telah melaksanakan kegiatan pemeliharaan jalur batas kawasan selama 7 hari terhitung tanggal 19 sampai dengan 25 Juli 2020. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 10 orang yang terbagi ke dalam 2 (dua) regu. Masing-masing regu sebanyak 5 orang.

Panjang jalur yang telah dilakukan pemasangan plang batas mencapai 6,1 kilometer. Jalur ini terbagi dalam 3 (tiga) blok. Blok I sepanjang 1,3 kilometer dimulai dari desa Ujung Mangki mengarah ke Desa Ujung Padang. Sementara Blok II sepanjang 1,7 kilometer meliputi Desa Ujung Padang Mangarah ke Desa Bukit Gadeng. Kedua blok tersebut dilaksanakan oleh Regu I. Sedangkan Blok ke III dengan panjang 3,1 kilometer dimulai dari Desa Seneubuk Kranji mengarah ke Desa Bukit Gading dilaksanakan oleh Regu II.

Kegiatan pemeliharaan jalur batas ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat melihat batas kawasan sehingga tidak terjadi kegiatan perambahan. Selain itu memudahkan juga petugas TN Gunung Leuser untuk mengidentifikasi adanya kegiatan tindak pidana kehutanan apakah terjadi di dalam kawasan atau di dalam kawasan.

Dalam pelaksanaannya, terdapat hambatan-hambatan kecil berupa medan yang sangat sulit untuk ditempuh pada jalur yang telah direncanakan. Meski demikian semua papan tanda batas dapat terpasang pada titik yang sudah ditargetkan.

Temuan lain adalah titik koordinat pemasangan papan tanda batas kawasan berada di dalam kebun sawit masyarakat yang saat ini masih aktif dan dikelola. Dengan kata lain kebun tersebut berada di dalam kawasan TN Gunung Leuser. Hal ini tentu memerlukan penanganan segera agar kelestarian TN Gunung Leuser tetap terjaga.

[teks&foto @bbtngl | 270720]

Category
Tags

Comments are closed

Locations of Site Visitors
Archives