Maraknya konflik manusia dan satwa di tingkat tapak khususnya pada lingkup kerja Bidang Pengelolaan Taman Nasional (BPTN) Wilayah III Stabat mendorong petugas untuk memiliki kemampuan dalam penyelesaian konflik yang terjadi antara manusia dan satwa.

Proyek Combanting Illegal Wildlife Trade (CIWT) memfasilitasi kegiatan In-House Training Penanganan Human Wildlife Conflict pada tanggal 20-24 Juni 2022. Kegiatan ini diikuti para pemangku wilayah tingkat tapak dari Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah V Bahorok dan SPTN Wilayah VI Besitang.

     Hari pertama pelatihan ini dibuka oleh Plt Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Drh. Indra Exploitasia, M.Si. Dokter hewan yang juga menjabat sebagai Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati Spesies dan Genetik ini memberikan materi tentang Penanggulangan Satwa Liar dan Manusia.

Pemaparan materi Data Base dan Identifikasi Satwa Dilindungi oleh Polhut Ahli Madya Direktorat PPLHK, Ardi Risman. Pemateri menjelaskan aplikasi yang bisa digunakan peserta di lapangan untuk mengidentifikasi satwa yang dilindungi.

Pada sesi ke-2 tim dari Taman Safari Indonesia (TSI)_ Sharmy Prastiti dan Imam Purwadi_ memaparkan materi Animal Handling & Human Wildlife Conflict, terutama cara pengendalian satwa harimau, gajah, orangutan dan reptil.

Hari berikutnya, peserta mengunjungi Taman Safari Indonesia untuk mengikuti praktik lapangan pengendalian satwa. Peserta mempraktikan bagaimana cara handling harimau serta melihat langsung variasi kandang jebak dan kandang transport bagi satwa baik untuk harimau dan gajah. Kali ini berbagai informasi diperoleh dari keeper TSI.

Hari ketiga, peserta melanjutkan praktik pengendalian satwa primata khususnya orangutan dan reptil. Keeper memperlihatkan beberapa alat yang digunakan untuk pengendalian satwa seperti alat tagging dan alat bius.

“Praktik seperti ini bermanfaat dan dapat diaplikasikan dalam penanganan konflik satwa yang terjadi di wilayah masing-masing”, ujar Slamet Indarjo, Plt. Kepala SPTN VI Besitang.

 

[teks&foto©bbtngl, Dimas Arie Pratama|01072022]

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories