Empat sasaran strategis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan didukung oleh 6 (enam) sasaran program Ditjen KSDAE. Sasaran Program Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem yaitu:

  1. Meningkatnya ruang perlindungan keanekaragaman hayati
  2. Meningkatnya Nilai Ekspor Pemanfaatan TSL
  3. Meningkatnya Pengelolaan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Pemanfaatan TSL secara lestari
  4. Meningkatnya ruang usaha bagi masyarakat di sekitar kawasan konservasi
  5. Meningkatnya efektivitas pengelolaan hutan konservasi dan
  6. Meningkatnya tata kelola yang baik di lingkup Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem.

Dari 6 (enam) Kegiatan untuk mencapai target dari Indikator Kinerja Program Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem selama tahun 2020-2024, BBTN Gunung Leuser menjadi target lokasi 5(lima) Kegiatan, yaitu:

  1. Kegiatan Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya efektivitas pemolaan dan penataan pengelolaan kawasan konservasi, serta ketersediaan data dan informasi konservasi alam. Output kegiatan berupa luas kawasan hutan yang diinventarisasi dan diverifikasi seluas 833.645 hektar. Target tersebut diharapkan dapat dicapai pada akhir tahun 2024.

  1. Kegiatan Pengelolaan Konservasi

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Kawasan Konservasi dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya efektivitas pengelolaan kawasan suaka alam, kawasan pelestarian alam, dan taman buru. Sasaran tersebut memiliki output sebagai berikut Jumlah Desa di kawasan konservasi yang mendapatkan akses pemanfaatan KK dan Peningkatan Usaha Ekonomi Produktif (115 Desa), Luas opened area di kawasan konservasi yang ditangani (29.798,58 Hektar), Jumlah Luas area KK yang ditangani melalui kemitraan dan Pemulihan Ekosistem (5.630 Hektar), dan Jumlah Kawasan Konservasi yang ditingkatkan Efektivitas Pengelolaannya (1 Unit KK). Target tersebut diharapkan dapat dicapai pada akhir tahun 2024.

  1. Kegiatan Konservasi Spesies dan Genetik

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya efektivitas upaya konservasi spesies dan sumberdaya genetik. Sasaran tersebut memiliki output kegiatan berupa Luas kawasan hutan yang diinventarisasi dan diverifikasi dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi secara partisipatif (833.645 Hektar). Target tersebut diharapkan dapat dicapai pada akhir tahun 2024.

  1. Kegiatan Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya efektivitas pemanfaatan jasa lingkungan hutan konservasi. Sasaran tersebut memiliki output berupa jumlah Destinasi Wisata Alam Science, Academic, Voluntary, Education (1 Destinasi), Target tersebut diharapkan dapat dicapai pada akhir tahun 2024.

  1. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen KSDAE

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Sekretariat Direktorat Jenderal KSDAE dengan sasaran kegiatan yaitu terwujudnya reformasi tata kelola kepemerintahan yang baik di lingkungan Direktorat Jenderal KSDAE. Sasaran tersebut memiliki output kegiatan berupa Nilai SAKIP Direktorat Jenderal KSDA dan Ekosistem minimal 80,00 (Poin). Target ini diharapkan dapat dicapai pada akhir tahun 2024.

Indikator Kinerja Kegiatan yang menjadi target BBTN Gunung Leuser pada tahun 2020-2024 :

  1. Luas Kawasan Hutan yang diinventarisasi dan diverifikasi (833.645 hektar)
  2. Jumlah Desa yang mendapatkan akses pengelolaan Kawasan Konservasi dan Peningkatan Usaha Ekonomi Produktif (115 Desa)
  3. Luas opened area KK yang ditangani (29.798,58 hektar)
  4. Jumlah luas area KK yang ditangani melalui kemitraan dan pemulihan ekosistem (5.630 hektar)
  5. Jumlah Kawasan Konservasi yang ditingkatkan Efektivitas Pengelolaannya (1 Unit KK)
  6. Luas kawasan hutan yang diinventarisasi dan diverifikasi dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi secara partisipatif (833.645 hektar)
  7. Jumlah destinasi wisata alam Science, Acadmic, Voluntary, Education (1 destinasi)
  8. Nilai SAKIP Direktorat Jenderal KSDA dan Ekosistem minimal 80,00 (Poin)

(sumber: Draft Renstra BBTN Gunung Leuser Tahun 2020-2024)