Dari 3 program baru dengan 6 kegiatan yang diusung Ditjen KSDAE, BBTN Gunung Leuser menjadi target lokasi untuk 2 program dengan 5 kegiatan, yaitu Program Pengelolaan Hutan Berkelanjutan (4 kegiatan) dan Program Dukungan Manajemen (1 kegiatan).

A. Program Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

  1. Kegiatan Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam

    Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Pemolaan dan Informasi Konservasi Alam dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya pelaksanaan inventarisasi dan verifikasi keanekaragaman hayati tinggi di kawasan konservasi serta terjaminnya penetapan (prakondisi) status dan fungsi kawasan konservasi untuk peningkatan nilai efektivitas. Output kegiatan pada lokasi target kinerja TN Gunung Leuser adalah luas kawasan hutan yang diinventarisasi dan diverifikasi mencapai 830.268 hektar.

  2. Kegiatan Pengelolaan Kawasan Konservasi
    Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Kawasan Konservasi dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya kegiatan pemberdayaan masyarakat di kawasan konservasi, terjaminnya penanganan opened area untuk penyediaan ruang perlindungan keanekaragaman hayati, serta terjaminnya peningkatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi.

    Sasaran tersebut memiliki output pada lokasi target kinerja TN Gunung Leuser, yakni jumlah desa di kawasan konservasi yang mendapatkan pendampingan dalam rangka pemberdayaan masyarakat (65 Desa), luas pemberian akses pemanfaatan tradisional kepada masyarakat di Kawasan konservasi melalui kemitraan konservasi ( 6 hektar), luas opened area di kawasan konservasi yang ditangani (29.798,58 Hektar) dan jumlah kawasan konservasi yang ditingkatkan efektivitas pengelolaannya (1 Unit KK).

  3. Kegiatan Konservasi Spesies dan Genetik

    Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya inventarisasi dan verifikasi perlindungan keanekaragaman hayati didalam dan diluar kawasan konservasi, terjaminnya pemanfaatan keanekaragaman spesies dan genetik tumbuhan satwa liar yang lestari dan berkelanjutan, terjaminnya perlindungan dan pengawetan keanekaragaman spesies dan genetik tumbuhan dan satwa liar secara lestari serta terjaminnya pendanaan konservasi kehati yang berkelanjutan.

    Sasaran tersebut memiliki output kegiatan pada lokasi TN Gunung Leuser berupa luas kawasan hutan yang diinventarisasi dan diverifikasi dengan nilai keanekaragaman hayati tinggi secara partisipatif (830.268 Hektar).
  4. Kegiatan Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi                                                               Penanggung jawab kegiatan ini adalah Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi dengan sasaran kegiatan yaitu terjaminnya efektivitas pemanfaatan jasa lingkungan hutan konservasi serta kolaborasi pengelolaan kawasan. Sasaran tersebut memiliki output pada lokasi TN Gunung Leuser berupa jumlah Destinasi Wisata Alam Science, Academic, Voluntary, Education (1 Destinasi).

B. Program Dukungan Manajemen

1. Kegiatan Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Ditjen Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem

Penanggung jawab kegiatan ini adalah Sekretariat Direktorat Jenderal KSDAE dengan sasaran kegiatan yaitu terwujudnya reformasi tata kelola kepemerintahan yang baik di lingkungan Direktorat Jenderal KSDAE. Indikator ini mendukung IKP dan IKU untuk sasaran Layanan Dukungan Manajemen baik dari Nilai Kinerja Birokrasi, Opini WTP Laporan Keuangan dan Level Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Sasaran tersebut memiliki output kegiatan berupa Nilai SAKIP Direktorat Jenderal KSDA dan Ekosistem minimal 80,00 (Poin); Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan (1 opini WTP) dan Level Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (level 4 SPIP).

(sumber: Renstra BBTN Gunung Leuser Tahun 2020-2024)

%d bloggers like this: