(Bukit Lawang, September 2022) Seekor elang jatuh ke lokasi pesantren Zam-zam al Hasyimi pada Selasa(20/9). Para santri menyerahkan elang tersebut dan melaporkan kepada petugas SPTN V Bahorok.

Di kantor SPTN V Bahorok, elang diperiksa. Kondisi elang terluka parah pada satu sayapnya diduga akibat tertembak senapan angin.

Elang brontok (Nisaetus cirrhatus) yang terluka parah

Melihat kondisi kesehatan elang, petugas melakukan perawatan dan monitor yang dibantu voulenteer SUMECO. Saat ini satwa yang memiliki nama latin “Nisaetus cirrhatus” tersebut sudah menunjukkan selera makan yang membaik.
“Harapannya terus membaik agar bisa dikembalikan ke habitatnya”, ujar Palber Turnip, Kepala SPTN V Bahorok.

Elang brontok merupakan salah satu burung pemangsa (raptor) yang bisa ditemukan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Status elang brontok menurut IUCN adalah Least Concern (Berisiko Rendah). Namun demikian elang ini masuk daftar satwa yang dilindungi sebagaimana Peraturan Mentri LHK Nomor P. 106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

Teks ©elyssa, bbtngl| 22092022

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories