Berkunjung ke Tangkahan belum sempurna rasanya bila belum melihat gajah. Ekowisata ini memang menjadi primadonanya wisatawan nusantara maupun mancanegara karena dapat melihat kehidupan gajah pada alamnya yang sangat asri nan indah. Ekowisata Tangkahan masuk dalam Resor Tangkahan, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah VI Besitang, Badan Pengelolaan Taman Nasional Bidang III Stabat, Balai Besar Taman nasional Gunung Leuser.

Jenis gajah apa yang ada di Tangkahan?

Gajah yang berada di tangkahan merupakan Gajah jinak Sumatera yang telah terlatih oleh mahout.  Secara Taksonomi gajah Tangkahan termasuk dalam:

Kingdom : Animalia

Phylum : Chordata

Sub Phylum : Vertebrata

Class : Mammalia

Order : Proboscidea

Family : Elephantidae

Genus : Elephas

Species : Elephas maximus Linnaeus

Sub species : Elephas maximus sumatranus

Ada berapa gajah di Tangkahan?

Saat ini ada delapan gajah jinak yang dikelola oleh Balai Besar TNGL. Satu jantan bernama Theo, Empat betina bernama Agustin, Yuni, Olive, Sari dan tiga anakan bernama Christ, Albertina, Eropa.

Apakah gajah di Tangkahan dijaga kesehatanya?

Balai Besar TNGL Bersama mitra Vaterany Society for Sumatran Wildlife Conservation (Vesswic) melakukan perawatan dan pengobatan rutin terhadap gajah – gajah yang berada di Tangkahan per tiga bulan. Kegiatan ini dilakukan oleh dokter hewan yang telah memiliki kemampuan dalam bidang perawatan gajah. Kegiatan rutin yang dilakukan:

  1. Pemeriksaan rutin kondisi fisik, status kesehatan dan status reproduksi.

Mengawali pemeriksaan ini para mahout memberikan laporan kepada dokter hewan. Mahout bercerita tentang bagaimana kondisi kesehatan harian serta bagaimana reproduksinya. Setelah itu Bersama sama dokter hewan dam mahout mengukur beerat badan dan indeks kondisi tubuh.

  • Menentukan estimasi berat badan masing-masing gajah

Menentukan estimasi berat badan gajah dilakukan dengan metode pengukuran. Pengukuran meliputi tinggi bahu gajah dan lingkar dada dengan menggunakan meteran. Hasil yang diperoleh dihitung menggunakan rumus. Estimasi berat badan dapat digunakan dokter hewan untuk menganalisis kesehatan gajah jika terjadi penurunan yang drastis.

  • Menentukan estimasi indeks kondisi tubuh/ Body Condition Indeks (BCI) gajah

BCI (Body Condition Indeks) adalah suatu penilaian kondisi tubuh berdasarkan tampilan luar gajah. Nilai tersebut dikelompokkan menjadi 7 Kriteria diantaranya: (3: Sangat Kurus), (4:Kurus), (5: Agak Kurus), (6: Agak Gemuk), (8: Gemuk) dan (9:Sangat Gemuk) Berdasarkan hasil pengukuran estimasi indeks kondisi tubuh (BCI) metode simple. Kondisi tubuh (BCI) gajah bisa dipengaruhi jumlah pakan alami dan penggunaan area pengembalaan, dan investasi parasit (cacing).

  1. Pemeriksaan darah rutin dan pemeriksaan darah lengkap (kimia darah)

Pengambilan sempel darah pada delapan gajah jinak Tangkahan dengan jumlah total sampel dalam tabung EDTA sebanyak 16 tabung dan selanjutnya akan di periksa di laboratorium untuk diperiksa kimia darahnya. Dengan hasil ini dokter hewan dapat menganalisis jika gajah jinak Tangkahan terserang penyakit.

  1. Tindakan deworming (pemberian anthelmetik)

Tindakan deworming/pemberian obat cacing merupakan salah satu prosedur rutin yang dilakukan dalam mengobati serta mencegah investasi parasit pada gajah. Pemberian tindakan Medis Preventif dalam bentuk pemberian obat cacing (deworming), ini bertujuan untuk memberantas infestasi parasit internal.

  1. Tindakan perawatan medis khusus terhadap gajah yang melalui gangguan kesehatan

Tindakan ini dilakukan jika ada gajah yang mengalami gangguan khusus. Misal ada gajah yang kurus, terluka, dsb.

  1. Edukasi mahout

Dokter hewan memberikan edukasi mengenai kesehatan gajah. Ini sangat diperlukan bagi mahout untuk menjaga gajah tetap sehat.

Balai Besar TNGL bersama mitra Vesswic sangat peduli terhadap kesehatan gajah dan juga mahout. Demi kesehatan bersama hidup dengan satwa liar dan alam merupakan kesatuan yang harus seimbang dalam menjaganya.

Category
Tags

Comments are closed

Selamat Datang

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives