(Medan,  April 2021) Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser menggelar Konsultasi Publik Rencana Pengelolaan Jangka Panjang (RPJP) TN Gunung Leuser Tahun 2020-2029, pada Kamis (15/4).

Bertempat di Hotel Santika Premier Dyandra Hotel & Convention Medan, kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Utara,  Dr. Ir. Hasmirizal Lubis, M. Si, melalui virtual daring. Beliau menuturkan bahwa terdapat dua kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang secara langsung bergantung pada kawasan TNGL yaitu Kabupaten Langkat dan Kabupaten Tanah Karo.

“Taman Nasional Gunung Leuser harus menyusun dokumen perencanaan ini melibatkan berbagai stakeholder yang diharapkan hari ini dapat menyumbang pikiran untuk penyempurnaan dokumen”, ujarnya.

Kegiatan konsultasi publik dihadiri berbagai unsur pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat, dan fasilitator konsultasi publik. Acara ini disiarkan juga secara daring  yang diikuti staf BBTN Gunung Leuser, mitra serta lingkup pejabat KSDAE terkait.

Dalam agenda yang sebelumnya juga digelar di Banda Aceh, seluruh peserta sepakat bersama-sama mendukung visi, misi dan tujuan dari RPJP Taman Nasional Gunung Leuser Periode 2020-2029 dan tetap bersinergi dengan pengembangan wilayah di sekitarnya dengan tetap mengedepankan kondisi nilai penting kawasan dan prinsip perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa liar, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

“Ada beragam pemanfaatan selain kayu yang bisa diusahakan, dengan melibatkan masyarakat desa sekitar kawasan TN Gunung Leuser. Tingkatkan terus komunikasi terutama di tingkat daerah, dan RPJP ini merupakan dokumen publik yang harus menjadi panduan kita dalam pengelolaan kawasan TN Gunung Leuser”, arahan Ir. Wiratno, M.Sc., Direktur Jendral KSDAE.

[teks&foto ©bbtngl, nurlaili|16042021]

Category
Tags

Comments are closed

Selamat Datang

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives