(Aceh Selatan, Februari 2022) Kabar bahagia datang dari Stasiun Penelitian (SP) Suaq Belimbing, TN Gunung Leuser. Beberapa hari yang lalu, tepatnya Kamis (3/2) termonitor kelahiran individu baru orangutan sumatera dari induk bernama Tina. Pazakir, staf SP. Suaq Belimbing melihatnya di areal transek L1975.

Usia bayi orangutan tersebut diperkirakan baru seminggu. Jenis kelamin bayi orangutan belum dapat diketahui karena masih tertutup tubuh induknya. Namun demikian untuk penamaan (focal name), bayi Tina sepakat diberi nama “Tawang”. Petugas terus memantau pertumbuhan dan perkembangan Tawang secara berkala agar terus bertumbuh kembang dengan baik di habitat alaminya

Orangutan Tina pertama kali terpantau sebagai orangutan remaja (adolescent) pada tahun 2007. Tina merupakan anak dari Orangutan bernama Raffi. Tina diperkirakan lahir pada tahun 1998, dan memiliki 2 adik bernama Ronaldo (2006) dan Rendang (2013). 

Stasiun Penelitian Suaq Belimbing merupakan salah satu stasiun penelitian yang mulai aktif sejak tahun 1993 (van Schaik, 1996). Sempat vakum beberapa tahun akibat konflik di Aceh kemudian aktif kembali pada tahun 2007. Sebagai site monitoring orangutan sumatera di kawasan TNGL seluas 1.160 ha (Surat Keputusan Kepala BBTNGL Nomor. 456 Tahun 2014 tentang Penetapan Site Monitoring serta Tim Koordinator Pengelolaan Satwa Prioritas TNGL), SP. Suaq Belimbing memiliki tugas dalam memantau jumlah dan kehadiran individu orangutan setiap tahunnya. Pada tahun 2021 berdasarkan data follow orangutan, termonitoring 28 individu beraktivitas di kawasan SP. Suaq Belimbing.

[Teks : Arif Saifudin, S.Si (PEH Muda BBTNGL), Foto : Saidi | 10022022]

Category
Tags

Comments are closed

Masukkan alamat email:



Artikel Terkini

Berita Terkini

Locations of Site Visitors
Archives
Categories